Bikin Nggak Maksimal, Ini 5 Alasan HP Kentang Tak Boleh Dimiliki!

Dapatkanlah yang terbaik hanya dengan iPhone 11 Pro Series

Pernah dengar istilah HP kentang? Istilah yang satu ini biasanya digunakan untuk mengejek smartphone yang sering error atau kinerjanya lambat.

Dilansir dari Kompas.com, istilah HP kentang awalnya muncul dari para gamers yang kesal atau sering kalah karena hardware smartphone miliknya kurang mumpuni untuk bermain games.

Menurut salah satu pengamat gadget, Lucky Sebastian, HP kentang biasanya disematkan untuk ponsel entry-level yang memiliki spesifikasi rendah.

Misalnya kapasitas RAM 2 GB atau kurang, internal 16 GB atau 32 GB, atau bisa juga ponsel yang sudah dipakai sejak lama.

Pendapat yang sama juga diungkap Herry SW. Pengamat gadget ini mengatakan, umumnya hape kentang memiliki prosesor kelas bawah.

Dengan spesifikasi serba terbatas ini, hape kentang agak susah diajak ‘bertempur’ saat memainkan game berat.

Sedikit berbeda dengan dua pengamat gadget di atas, Irwan Kusuma, YouTuber gadget dari kanal SobatHape ini berpendapat bahwa istilah HP kentang bisa juga disematkan untuk seri flagship.

Selain tidak bisa bermain game dengan bebas, ternyata masih banyak lagi kekurangan yang dimiliki HP kentang hingga membuat kegiatan sehari-harimu tidak maksimal.

Apa saja? Berikut penjelasan lengkapnya!

1. Tidak bisa bermain game berat

Sepertinya ini adalah keluhan utama para pemilik HP kentang yang gemar bermain game berat seperti PUBG Mobile, Injustice, Fortinite atau game-game lain yang memiliki grafis HD++.

Para pemilik HP kentang yang juga suka bermain PUBG Mobile biasanya mengeluh karena game ini sangat nge-lag dan patah-patah di HP mereka. Bahkan, kadang HP kentang tidak mendukung aplikasi PUBG Mobile.

Nah, agar terhindar dari gangguan-gangguan tersebut, gunakanlah iPhone 11 Pro Max saat bermain games. Dengan kapasitas hingga 512 GB, dijamin kamu bakal lancar main games seharian dan anti nge-lag.

Layar Super Retina XDR yang dimilikinya pun dua puncak lebih cerah, bahkan mencapai kecerahan 800 nit saat berada di bawah sinar matahari.

2. Performa yang lambat

HP kentang biasanya memiliki daya tahan yang lebih singkat dibandingkan dengan smartphone kelas menengah.

Jangan harap kamu bisa mendapatkan performa yang cepat setelah kamu menggunakan HP kentang lebih dari dua tahun.

Satu tahun setelah pemakaian pun akan terasa performa HP kentang yang melambat.

Agak sulit untuk mengakali hal ini, tetapi paling tidak kamu harus terus melakukan update software atau firmware pada HP mu.

3. Aplikasi sering crash, lag, dan hang

Pengalaman crash, lag, dan hang pasti sering sekali dirasakan oleh pemilik HP kentang.

Padahal, kamu sudah membersihkan cache yang ada di HP. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa mengikuti perkembangan gadget tidak akan ada habisnya.

Tetapi, jika hal itu membawa manfaat untuk kehidupanmu, mengapa tidak?

Bayangkan saja jika kamu sedang bekerja atau bermain game multi-player, lalu tiba-tiba HP kamu menjadi panas dan hang, pasti kamu akan sangat kesal, bukan?

4. Tidak mampu menampung banyak aplikasi

Memori yang dimiliki oleh HP kentang biasanya sangat terbatas, rata-rata hanya memiliki kapasitas RAM hanya 16 GB saja.

Hal ini biasanya membuat para pemilik HP kentang menjadi bimbang saat harus menghapus aplikasi yang sekiranya tidak berguna dan tidak lagi dibutuhkan.

Untuk mengakalinya, biasanya pemilik HP kentang akan mencari cara untuk membersihkan aplikasi bawaan atau bloatware yang tersimpan di HP mereka.

Meski sudah melakukan hal tersebut, namun tetap saja, kamu akan tetap membutuhkan space tambahan untuk mengunduh aplikasi atau game lain yang dibutuhkan.

5. Kualitas kamera yang buruk dan mengecewakan

Sebenarnya ini adalah hal yang sangat wajar, mengingat HP kentang biasanya mematok harga yang sangat murah.

Tak heran jika kamera yang disematkan ke HP kentang pun sangat alakadarnya.

Kalau sudah begini, pemilik HP kentang yang menginginkan hasil foto yang sempurna untuk di posting di media sosial pun hanya bisa gigit jari.

Walaupun bagi sebagian orang kamera pada smartphone tidak terlalu penting, namun terkadang kamera pada smartphone bisa menjadi penolong saat mengabadikan momen-momen penting.

Untuk itu, gunakanlah iPhone 11 Pro Max untuk mendapatkan kualitas foto terbaik.

Kamera TrueDepth 12 MP yang dimilikinya memungkinkanmu untuk merekam video selfie gerak lambat dengan kecepatan 120 fps hingga merekam video 4K pada kecepatan 60 fps.

Nah, itulah kelima alasan hp kentang tak boleh kamu miliki. Untuk menunjang kegiatan sehari-hari, sebaiknya gunakanlah smartphone mumpuni seperti iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max.

Selain performanya lebih cepat, kualitas kamera dan fiturnya pun jauh lebih canggih. Dijamin kegiatan sehari-harimu dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Bagi kamu yang tertarik untuk memiliki iPhone 11 Pro Max atau produk Apple lainnya untuk membantu kegiatan sehari-hari, dapatkanlah semua di www.ibox.co.id maupun gerai iBox yang sudah tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk mendapatkan penawaran spesial, kini kamu juga bisa menemukan produk Apple lainnya di Shopee iBox Official Shop.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *